Obat Asam Urat Tradisional Dengan Sidaguri ( Sida
rhombifolia )
Dikenal dengan nama daerah guri, siliguri, kahindu, sadagori, otok-otok atau
bitumu. Kandungan kimia yang sudah diketahui adalah alkaloid, kalsium oksalat,
tannin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, zat phlegmatic untuk
ekspektoran, dan lubrikan. Akarnya mengandung alkaloid, steroid dan aphredine.
Sidaguri memiliki rasa manis, sedikit panas dan sejuk. Dalam pengobatan,
sidaguri digunakan sebagai antiradang, peluruh kencing dan penghilang rasa
sakit. Bagian tanaman yang digunakan adalah akarnya.
Cara Meramu Sidaguri menjadi Obat Asam Urat:
Rebus 15-30 gram herba kering atau 30–60 gram herba basah sidaguri dengan 3
gelas air sampai tersisa setengahnya, minum 3 kali sehari masing-masing ½
gelas. Jika menggunakan akar, dosisnya 10– 15 gram.
Obat Asam Urat Tradisional Dengan Sambiloto ( Adrographis panniculata )
Aslinya merupakan tanaman dari India . Di beberapa daerah sambiloto dikenal
juga dengan nama papaitan, ki peurat, bidara, kayu mas, lang, ki pait,
sampiroto, atau ki oray. Sambiloto mengandung beberapa senyawa flavanoid,
alkane, keton, aldehid dan juga beberapa mineral seperti kalsium, kalium dan
natrium. Rasanya pahit, namun tanaman ini dikenal sebagai antiradang,
penghilang nyeri atau analgetik, dan juga penawar racun. Bagian tanaman yang
digunakan adalah seluruh tanaman.
Cara Meramu Sambiloto menjadi Obat Asam Urat:
Cuci bersih dan rebus sambiloto kering 10 gram, rimpang temulawak kering 10
gram, komfrey 5 - 10 gram, dan buah lada 1 gram dengan 5 gelas air hingga
tersisa 3 gelas, diminum 3 kali satu gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan
atau 2 jam setelah makan.
Obat Asam Urat Tradisional Dengan Kumis kucing ( Orthosiphon aristatus )
Juga telah lama dikenal sebagai diuretik yang berkhasiat sebagai penghancur
batu saluran kencing. Rasanya manis sedikit pahit, dulunya banyak tumbuh di
selokan dan anak sungai, namun sekarang tak sedikit orang yang gemar menanamnya
di pekarangan rumah. Garam kalium dalam tanaman ini memang berkhasiat melarutkan
batu ginjal, karenanya banyak digunakan sebagai obat penghancur batu. Kandungan
sinsetin-nya bersifat sebagai antibakteri, dan tanaman ini juga mengandung
senyawa orthosiphonin
glikosida. Sifat diuretik tanaman ini berguna untuk membantu tubuh membuang
kelebihan asam urat lewat urin.
Cara Meramu Kumis Kucing menjadi Obat Asam Urat:
Cuci bersih 10 gram daun kumis kucing kering atau 20 gram basah, 10 gram
meniran kering atau 20 gram basah, 10 gram sawi tanah kering atau 20 gram
basah, 15 gram jahe merah kering atau 30 gram basah, dan 10 gram kapulaga
kering. Memarkan jahe merah dan gabung dengan bahan yang lain, rebus dalam satu
liter air hingga tersisa setengahnya. Minum pagi, siang dan sore hari,
masing-masing ¾ gelas (150 ml) atau minum dua kali sehari masing-masing 200 ml.
Obat Asam Urat Tradisional Dengan Daun Salam (Eugenia polyanta)
dikenal masyarakat Indonesia sebagai bumbu masak karena memiliki keharuman yang
khas yang bisa menambah kelezatan masakan nusantara. Daun salam rasanya kelat
dan bersifat astringent. Senyawa-senyawa seperti minyak atsiri, tannin dan
flavonoid banyak terdapat dalam daunnya. Untuk pengobatan memang daunnya lah
yang paling banyak digunakan, tetapi akar, kulit dan buahnya pun berkhasiat
sebagai obat.
Cara Meramu Daun salam menjadi Obat Asam Urat:
Rebus 10–15 lembar daun salam segar ataupun kering dengan 3 gelas air sampai
tersisa 1 gelas, minum 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.